I Love My Life (cerita ini merupakan salah satu cerita dari buku INILAH YANG AKU CARI 2)
I Love My Life
Perkataan
ini diucapkan oleh seorang dosen saya bernama Johana Rosalina K Ph.D, yang telah
menyelesaikan studi S3-nya dari Amerika. Beliau adalah dosen di Universitas
Khatolik Atmajaya fakultas psikologi. Ketika beliau mengajar mata kuliah Logoterapi
di kelas kami, beliau mengatakan satu kata yang luar biasa yaitu, “I Love My Life”. Ketika saya mendengar
kalimat ini, saya mulai memikirkan kata ini dengan baik. Seharusnya memang
perlu kita mengatakan kepada diri kita atau kepada orang lain bahwa aku/saya
mencintai kehidupanku, keadaanku, dan situasiku saat ini. Sebab ada begitu banyak
orang yang kurang mencintai kehidupan mereka. Banyak orang yang sedang merusak,
dan menghancurkan kehidupan mereka sendiri. Banyak orang yang juga menyesali
kelahiran mereka. Ada banyak hal yang menyebabkan mereka berpikir demikian, mungkin
karena situasi ekonomi yang serba sulit, penyakit yang tak kunjung sembuh,
masalah keluarga, kecanduan narkoba, dan lain sebagainya.
Apakah
Anda adalah orang yang sedang tidak mencintai hidup Anda? Atau Anda pernah
merasakan bahwa Anda tidak mencintai kehidupan Anda. Ada banyak orang yang berani
mati atau siap mati, dan begitu banyak orang yang bunuh diri karena mereka
tidak mendapat pertolongan dan dukungan untuk mencintai kehidupan mereka.
Mereka lebih memilih berani mati daripada berani hidup. Mereka berani mati
karena mereka tidak sanggup melanjutkan kehidupan yang serba berat dan serba
sulit ini. Mereka tidak sangup menahan dan menanggung pergumulan dan permasalahan
hidup ini.
Pepatah
bijak mengatakan: “Tidak mungkin Anda dapat mencintai orang lain sedangkan Anda
tidak mencintai diri Anda sendiri”. Tidak mungkin Anda mencintai kehidupan
orang lain, sedangkan Anda tidak mencintai kehidupan Anda. Jika Anda berani
mengatakan bahwa Anda mencintai kehidupan ini. Maka hari lepas hari dari
kehidupan ini akan Anda isi dengan cinta. Jika Anda mencintai kehidupan ini,
maka Anda mempunyai alasan untuk hidup, mempunyai semangat untuk hidup, dan Anda
mempunyai harapan dan mimpi untuk diwujudnyatakan.
Oleh karena
itu, katakankah pada diri Anda sekarang, “Hai jiwaku aku mencintai kehidupanku”.
Dengan mencintai kehidupan Anda ini, Anda akan menemukan makna/arti hidup Anda.
Jika kita mencintai kehidupan kita, maka sesulit apa pun kehidupan ini, Anda akan
berupaya dan berjuang untuk menjalaninya dan menghadapinya. Demikianlah
kekuatan cinta. Seperti perkataan bijak mengatakan: “Cinta kuat seperti maut,
air yang banyak tak dapat memadamkannya dan sungai- sungai tak dapat menghanyutkannya”.
Dengan
mencintai kehidupan Anda. Anda akan mencintai pekerjaan Anda, mencintai apa pun
usaha dan upaya Anda, mencintai pasangan Anda (suami,istri), orangtua anda,
anak-anak anda, dan orang lain. Dengan mencintai kehidupan Anda, Anda akan
memiliki konsep pemikiran yang baru tentang kehidupan itu sendiri. Dengan
mencintai kehidupan Anda, Anda akan semakin menghargai dan mencintai Sang Pemberi
kehidupan itu sendiri. Ketika saya mulai mengatakan pada diri saya, i love my life, saya semakin lebih
terbuka dengan diri saya sendiri, lebih bisa menerima kehidupan saya ini dan
semakin membuat saya mengerti makna/arti hidup saya. Seperti perkatan bijak mengatakan: “Masakan
kita hanya mau menerima yang baik dari Tuhan, tetapi tidak mau menerima yang
buruk”. Sebab dihadapan Tuhan, hal-hal yang buruk hanya sebagai pendahuluan
untuk menerima hal-hal yang baik. Jika Anda telah kuat menerima hal hal yang
buruk maka Anda akan lebih mudah menjalani dan menerima hal hal yang baik. Mari
katakan pada jiwa Anda sendiri, bahwa Anda mencintai kehidupan Anda. Coba
rasakan dan alami kekuatan kata-kata itu dalam diri Anda sendiri.

0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda