Jumat, 28 November 2014

I Love My Life (cerita ini merupakan salah satu cerita dari buku INILAH YANG AKU CARI 2)



I Love My Life
Perkataan ini diucapkan oleh seorang dosen saya bernama Johana Rosalina K Ph.D, yang telah menyelesaikan studi S3-nya dari Amerika. Beliau adalah dosen di Universitas Khatolik Atmajaya fakultas psikologi. Ketika beliau mengajar mata kuliah Logoterapi di kelas kami, beliau mengatakan satu kata yang luar biasa yaitu, “I Love My Life”. Ketika saya mendengar kalimat ini, saya mulai memikirkan kata ini dengan baik. Seharusnya memang perlu kita mengatakan kepada diri kita atau kepada orang lain bahwa aku/saya mencintai kehidupanku, keadaanku, dan situasiku saat ini. Sebab ada begitu banyak orang yang kurang mencintai kehidupan mereka. Banyak orang yang sedang merusak, dan menghancurkan kehidupan mereka sendiri. Banyak orang yang juga menyesali kelahiran mereka. Ada banyak hal yang menyebabkan mereka berpikir demikian, mungkin karena situasi ekonomi yang serba sulit, penyakit yang tak kunjung sembuh, masalah keluarga, kecanduan narkoba, dan lain sebagainya. 
Apakah Anda adalah orang yang sedang tidak mencintai hidup Anda? Atau Anda pernah merasakan bahwa Anda tidak mencintai kehidupan Anda. Ada banyak orang yang berani mati atau siap mati, dan begitu banyak orang yang bunuh diri karena mereka tidak mendapat pertolongan dan dukungan untuk mencintai kehidupan mereka. Mereka lebih memilih berani mati daripada berani hidup. Mereka berani mati karena mereka tidak sanggup melanjutkan kehidupan yang serba berat dan serba sulit ini. Mereka tidak sangup menahan dan menanggung pergumulan dan permasalahan hidup ini.
Pepatah bijak mengatakan: “Tidak mungkin Anda dapat mencintai orang lain sedangkan Anda tidak mencintai diri Anda sendiri”. Tidak mungkin Anda mencintai kehidupan orang lain, sedangkan Anda tidak mencintai kehidupan Anda. Jika Anda berani mengatakan bahwa Anda mencintai kehidupan ini. Maka hari lepas hari dari kehidupan ini akan Anda isi dengan cinta. Jika Anda mencintai kehidupan ini, maka Anda mempunyai alasan untuk hidup, mempunyai semangat untuk hidup, dan Anda mempunyai harapan dan mimpi untuk diwujudnyatakan.
Oleh karena itu, katakankah pada diri Anda sekarang, “Hai jiwaku aku mencintai kehidupanku”. Dengan mencintai kehidupan Anda ini, Anda akan menemukan makna/arti hidup Anda. Jika kita mencintai kehidupan kita, maka sesulit apa pun kehidupan ini, Anda akan berupaya dan berjuang untuk menjalaninya dan menghadapinya. Demikianlah kekuatan cinta. Seperti perkataan bijak mengatakan: “Cinta kuat seperti maut, air yang banyak tak dapat memadamkannya dan sungai- sungai tak dapat menghanyutkannya”.
Dengan mencintai kehidupan Anda. Anda akan mencintai pekerjaan Anda, mencintai apa pun usaha dan upaya Anda, mencintai pasangan Anda (suami,istri), orangtua anda, anak-anak anda, dan orang lain. Dengan mencintai kehidupan Anda, Anda akan memiliki konsep pemikiran yang baru tentang kehidupan itu sendiri. Dengan mencintai kehidupan Anda, Anda akan semakin menghargai dan mencintai Sang Pemberi kehidupan itu sendiri. Ketika saya mulai mengatakan pada diri saya, i love my life, saya semakin lebih terbuka dengan diri saya sendiri, lebih bisa menerima kehidupan saya ini dan semakin membuat saya mengerti makna/arti hidup saya.  Seperti perkatan bijak mengatakan: “Masakan kita hanya mau menerima yang baik dari Tuhan, tetapi tidak mau menerima yang buruk”. Sebab dihadapan Tuhan, hal-hal yang buruk hanya sebagai pendahuluan untuk menerima hal-hal yang baik. Jika Anda telah kuat menerima hal hal yang buruk maka Anda akan lebih mudah menjalani dan menerima hal hal yang baik. Mari katakan pada jiwa Anda sendiri, bahwa Anda mencintai kehidupan Anda. Coba rasakan dan alami kekuatan kata-kata itu dalam diri Anda sendiri.

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda